When all the hardwork, paid.

Akhirnya nyempetin diri untuk menulis, walaupun dari BB tapi niatnya kan tetep berbagi yah, hehe. September saya ditutup dengan banyak kebahagiaan, Psychology Festivalsebuah event kesayangan & kebanggaan kami yang baru dibuat pertama kalinya berhasil diselenggarakan dan yang paling bikin lega, hasilnya surplus. Rasanya semua perjuangan naik-turun emosi, cepat-lambat derap kerja, perubahan dari nangis-ketawa sampe akhirnya nangis terharu itu terbayar sudah ketika hari terakhir acara saya berhasil nutup briefing divisi yang saya pegangHumas dengan banyak senyuman, gelak tawa dan air mata haru karena kedua puluh staff yang saya nggak pernah nyangka mau gabung di tim saya akan stick till the very end, dan yang paling pentingsemuanya kerja maksimal dan selalu put their effort untuk bisa hadir dan bantuin lancarnya acara. I do love each & everyone of them. 


Event ini ngajarin saya banyak hal soal komitmen, tentang dealing sama banyak orang yang ritme kerjanya nggak sama kayak saya, tentang bicara secara asertifbukan agresif,  karena semuanya punya tujuan yang sama yaitu lihat acara festival pertama fakultas ini sukses & bisa buka jalan lebar untuk PsyFest ke depannya. Saya personally bangga bisa ada di timnya Lunardi, lepas dari kami pernah ada nggak enak-nggak enak karena ada banyak pola pikir dan cara kerja yang berbeda, saya belajar banyak dan saya nggak bisa bohong juga kalau saya sayang sama dia dan semua BPH + staff yang terlibat disini. Saya nggak pernah nyangka kalau pada akhirnya saya berani bilang kalau iya, saya punya keluarga baru di Psikologi UI. Itu lho, panitia acara Psychology Festival 2011.
Kalau ada dari mereka yang accidentally baca ini, saya pengen bilang maaf. Karena saya  banyak banget ngomong, cerewet, kadang-kadang kasar & suka marah. Saya ya begini, nggak bisa basa basi apalagi sama orang atau sesuatu yang saya sayang & peduliin macam acara ini. Semoga kalian bisa mengerti, karena kalau nggak ya mudah-mudahan Tuhan mengerti lah :) 
  
Di akhir acara ini saya juga teringat semua perasaan bahagia yang saya dapetin ketika udah usaha keras buat sesuatu, dan berhasil. Lagu-lagu soulvibe juga sukses bikin nostalgia ke GorParty 2008membuat saya cukup kangen dengan Hadiyan, Della, Cipet dan sahabat-sahabat saya yang kerja bareng disitu. Tahun ini saya juga kerja bareng sahabat saya, namanya Neysa Oktanina. Partner-an sebagai Penanggung Jawab dan Wakil bidang Humas sama sahabat sendiri itu juga jadi pengalaman menyenangkan di September ini. DI bawah ini sedikit banyak tentang Psychology Festival di Mata saya,


Diambil oleh Ekki Primanda, membuat saya tersenyumkarena teman-teman dekat saya mau datang untuk lihat hasil kerja keras selama ini. 

Neysa, Partner sekaligus salah satu sahabat saya.

BPH Bidang Public Relation; Publikasi - HUMAS dan Media Partner dengan bos kesayangan, Thifa--yang mengajarkan saya banyak hal dan menjadi salah satu senior favorit saya sekarang :p


Intinya saya sekali lagi belajar, kalau saya mau belajar persisten sama pilihan yang saya udah buatapapun kesulitannya, pada akhirnya saya juga yang akan ngerasain manfaatnya. Suka tidak suka, saya udah jadi Clarissa Rizky yang berbeda dari yang delapan bulan lalusebelum semua kerja keras ini dimulai. Sekarang waktunya ngeberesin kehidupan akademis yang sedikit banyak berantakan di tiga minggu pertama kuliah, menjalankan tanggung jawab di dua organisasi lain dan yang pasti, menyeimbangkan hidup dengan semua yang bikin hati saya senang.

Sekian, dan terima kasih.
Clarissa Rizky

Comments

Popular Posts